cara merawat kaos sablon agar tetap awet
Hi guys,
kali ini kami akan berbagi sedikit ilmu mengenai Cara
Merawat Kaos Sablon Agar tetap awet, tentunya agan semua pasti ingin kaosnya
tetap awet,
Berikut Adalah Cara Merawat Kaos Sablon Agar Tetap Awet
Ada 3 (tiga) kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia.
Kebutuhan ini adalah Sandang (pakaian), Pangan (makanan) dan Papan (tempat
tinggal). Kebutuhan pokok ini kemudaian masih diturunkan menjadi beberapa
varian/jenis.
Dalam hal ini kami hanya membahas Pakaian. Pakaian mempunyai
berbagai jenis hal ini tergantung dari adat, kebasaan dan budaya. Pada
prinsipnya pakaian yang dikenakan orang bertujuan untuk melindungi kulit dari
hal-hal yang berbahaya (misal, sinar matahari, debu, dan kuman).
Sesuai dengan perkembangannya orang memakai pakaian sesuai
dengan kebutuhan dan kenyamanan mengenakan pakaian tersebut. Pakaian pun
mempunyai berbagai perlakuan khusus dalam perawatannya disesuaikan dengan bahan
yang dipakai.
Salah satu jenis pakaian adalah kaos. Kaos dipakai oleh
sebagaian banyak orang biasanya dalam kepentingan nonformal atau semi formal.
Kaos bisa dipakai juga untuk aktifitas yang besar dalam olah tubuh, hal ini
dikarenakan kaos lebih nyaman dan mempunyai daya serap keringat lebih besar.
Perawatan kaos sebenarnya tidak terlalu sulit dengan catatan
kita memahami karakter bagian-bagian kaos (seperti jahitan, bahan, sablonan dan
bordiran). Tujuan merawat kaos adalah agar kaos dapat dipakai dalam jangka
waktu yang lama sekalipun sering dipakai.
Disini kami menjelaskan cara merawat kaos, mohon untuk
diperhatikan agar kaos yang kita beli atau kita buat dapat bertahan lama.
Adapun cara merawat kaos sablon adalah :
1.
Perendaman kaos
Sebaiknya merendam kaos Anda tidak terlalu lama. Kaos yang
baru pertama kali dicuci tidak direndam lebih dari 30 menit, dan untuk kaos
lama tidak lebih dari 1 jam. Hal ini dikarenakan kaos memiliki struktur benang
berupa pintalan sehingga elasitas bahan dan kelembutan bahan dengan sistem
rajut akan berubah oleh unsur air dan deterjen. Sebaiknya rendam dalam air
dengan deterjen secukupnya. Karena deterjen berlebih dapat mengakibatkan sablon
pada kaos cepat rusak / terkelupas.
2. Pemisahan
kaos sesuai dengan warna dan tingkat kotor
Pisahkan kaos Anda dengan pakaian lain, khususnya yang berwarna
kuat seperti hitam, merah, biru, dsb dengan kaos berwarna putih. Hal ini guna
mencegah seandainya warna kuat tersebut luntur tidak mengakibatkan kaos putih
kesayangan Anda terkena dampaknya. Pisahkan juga antara pakaian yang kotor
dengan yang kurang kotor agar kotoran tidak berpindah.
3. Hindari
mencuci dengan sikat
Kaos berbahan cotton memiliki tekstur kain yang lembut.
Hindari menyikat kaos tipe ini, karena dapat merusak tekstur kain. Hindari juga
kucekan dan perasan yang kuat karena selain merusak pori-pori baju juga dapat
mengonyak sablon, khususnya pada kaos selain warna putih dan abu.
4. Menjemur
kaos dengan dibalik
Tahukah Anda bahwa sinar matahari berlebih dapat
mengakibatkan warna kaos dan sablon anda memudar. Untuk mencegahnya jemur kaos
Anda dengan posisi terbalik. Bagian dalam menghadap luar, dan bagian yang
bersablon di dalam.
5. Hindari pemakaian Hanger
Sebaiknya menjemur kaos tidak dengan hanger, hal ini
disebabkan air yang tersimpan dalam kaos struktur benangnya akan tertarik oleh
gravitasi karena air masih dalam kaos basah sehingga leher kaos cepat melar
karena menahan beban air yang ada dalam kaos basah. Semakin elastis kaos
semakin membutuhkan perawatan lebih.
6. Hindari
Pemutih
Hindari mencuci kaos bersablon dengan pemutih / detergen yang
mengandung pemutih. Hal ini karena reaksi kimia pemutih dapat mengakibatkan
sablon menjadi luntur / terkelupas. Disamping itu juga membuat kaos lebih cepat
tipis dan kasar.
7. Hindari
pemakaian Mesin cuci
Sebaiknya cuci kaos Anda secara manual dengan tangan.
Mencuci dengan mesin cuci dapat mengakibatkan kaos menjadi melar, sablon cepat
rusak dan pori – pori kain kasar. Hal ini karena saat berputar kaos akan
menerima beban tarik – ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.
8. Setrika
Agar kaos Anda awet, sebaiknya selalu setrika setelah
dicuci-jemur. Pastikan menyetrika baju dalam keadaan kering. Hindari menyetrika
pada bagian sablon. Atur juga agar posisi panas setrika pada posisi sedang.
9. Noda
Apabila kaos kesayangan Anda terkena noda, segera cuci pada
bagian yang bernoda. Gunakan shampoo/detergen, oleskan pada bagian nota. Gosok
dengan halus dan bilas dengan air bersih hingga noda menghilang.
10. Pakai
Seperlunya dan Penyimpanan yang baik
Sebaiknya kaos dipakai seperlunya atau di saat-saat penting.
Dan jangan lupa, simpanlah pada tempat yang kering dan tidak lembab!
semoga bermanfaat,
www.simkuringkaos.com
semoga bermanfaat,
www.simkuringkaos.com